CAAIP TCPA Training Simulator

Historical Observation Log + Relative-motion Plot · WordPress plugin v0.4

Catatan latihan dan referensi navigasi — bukan pengganti Radar/ARPA, ECDIS, GNSS, atau penilaian Nakhoda/OOW.

1. Voyage & Own Ship Data

Koordinat awal contoh hanya untuk demonstrasi. Masukkan posisi aktual yang diketahui. Latitude North (N) dan Longitude East (E) menggunakan nilai positif; Latitude South (S) dan Longitude West (W) menggunakan nilai negatif. Koordinat selanjutnya diperkirakan dengan model bumi lokal dan haluan/kecepatan konstan; tidak cocok sebagai sumber navigasi operasional.

2. Target Observations

Masukkan tanggal dan waktu lokal sesuai zona waktu di atas untuk setiap observasi, serta TRUE bearing dan range. Waktu boleh tidak berjarak sama; interval dihitung dari timestamp. Jika waktu berikutnya lebih kecil daripada sebelumnya, sistem menganggap pergantian tengah malam ke hari berikutnya.

#DateTime (HH:MM:SS)Target Bearing (°T)Range (NM)Δt from prior (s)Est. Own Ship position

3. Calculated Result

Target course estimate
—
Target speed estimate
—
CPA
—
TCPA
—
Relative speed
—
Latest Own Ship position
—
Masukkan sekurangnya 3 observasi yang valid, lalu pilih Calculate.

Metode: posisi relatif target dihitung dari range dan true bearing, lalu regresi linear terhadap waktu aktual. TCPA/CPA dihitung dari gerak relatif. Estimasi target course/speed menambahkan vektor gerak Own Ship dengan asumsi haluan dan kecepatan Own Ship konstan selama seluruh observasi.

4. Relative-motion Plot (schematic)

Skema gerak relatif berdasarkan hasil regresi observasi. Own Ship berada di titik O (origin); garis menunjukkan lintasan relatif target dari posisi terakhir menuju CPA dan proyeksi ke depan. Plot tidak untuk plotting navigasi atau skala peta.

Calculate TCPA / CPA to generate plot
Plot akan muncul setelah perhitungan berhasil.

5. History Log & Disclaimer

Hasil dan data observasi akan dirangkum di sini setelah perhitungan.

Untuk training/reference only. Tidak menjamin keselamatan atau bebas tubrukan. Selalu cross-check dengan radar/ARPA, visual bearings, GNSS/ECDIS, COLREG, kondisi aktual, dan prosedur kapal. Ambang CPA/TCPA dan interval observasi bukan aturan universal; OOW harus menilai situasi dan bertindak tepat waktu.